Situs Review VPN Bisa Mendominasi Pencarian Google Dengan Sebuah Riset Scam dan Persona Palsu?

Last updated on April 27, 2019

Disclaimer: Artikel ini merupakan riset forensik yang dilakukan PCMag, saya tulis ulang disini menggunakan bahasa Indonesia, karena menurut saya menarik untuk para pelaku SEO di Indonesia. Jika kamu ingin membacanya langsung di web sumbernya kamu bisa klik url ini, How a VPN Review Site Dominated Google Search With a Scam

Sebuah situs ulasan VPN telah menipu banyak jurnalis dalam menyebarkan informasi terkait sebuath riset terhadap beberapa platform VPN yang berhasil merajai halaman pertama Google.

Situs tersebut adalah TheBestVpn.com, mengklaim “menawarkan ulasan yang jujur mendalam dan transparan dari pengguna nyata” namun sesungguhnya pembuat situs yang konon sepertinya tidak ada, menggunakan nama John Mason pada halaman “about us” nya, mengklaim adalah seseorang yang menerima gelar Master di Cyber Security dari sebuah Universitas di Inggris dan dia juga bekerja di IBM sebagai Analis Keamanan.

Tetapi ketika ditelisik TheBestVpn.com dalam halaman kebijakan privasinya tertulis bahwa web tersebut dijalankan oleh sebuah perusahaan bernama “Godmode OU” yang terdaftar sebagai perusahaan di Estonia yang didirikan oleh seseorang bernama Robert Mardisalu.

Namun yang menarik perhatian kami adalah foto Facebook dan Linkedin untuk seseorang yang bernama Mardisalu tersebut, menunjukkan seorang pria yang terlihat sangat mirip dengan John Mason menurut halaman profil Mardisalu sendiri dia bukan peneliti keamanan tapi seorang ahli dalam optimasi mesin pencari dan pemasaran digital.

Mardisalu juga menjalankan 2 situs web milik Godmode lainnya yaitu Hostingfacts.com dan Websitesetup.org, keduanya pun menggunakan Persona palsu.

Sebagai contoh websitesetup.org tersebut dalam halaman nya mengklaim dibuat oleh pengembang web nomad bernama Robert Mening yang mengatakan ia dilahirkan di Swedia dan belajar media dan pemasaran di Malmo University, menurut halaman web yang diarsipkan. Tapi ketika dilihat gambar profilnya sekali lagi, pria itu sangat sangat mirip dan orang yang disebut sebagai John Mason di situs TheBestVPN dan profil media sosial Robert Mardisalu.

Sementara itu Hostingfacts.com, mengaku dijalankan oleh seorang bernama John Steven, adalah orang yang bekerja sebagai marketing untuk website tersebut. Namun foto profil Steven sekali lagi memiliki kemiripan yang kuat dengan foto yang digunakan oleh John Mason / Robert Mardisalu / dan juga Robert mening. Bahkan jika anda mengunduh foto profil yang diarsipkan untuk Steven Hostingfacts.com menyimpan file sebagai Robert Mardisalu.

Awalnya PCMag diberi tahu tentang identitas palsu tersebut dari seorang pembaca, yang mengatakan ia adalah mantan freelancer di sebuah layanan VPN adalah dalang dibalik meningkatnya populritas TheBestVpn.com. Yang menjadi dasar curiga kami bahwa situs review tersebut yang umurnya kurang lebih baru 2 tahun tetapi dalam waktu singkat sudah berhasil bersaing di peringkat pencarian Google. Coba saja ketik “VPN Reviews” di google, dan TheBestVPN mungkin akan ada di halaman pertama tepatnya peringkat kedua di hasil pencarian.

Bagaimana situs itu bisa menjadi begitu populer? Jurnalis seperti saya mungkin bisa terbantu dengan dia menggunakan persona Mason tersebut, saya tentu akan mempromosikan risetnya yang mendokumentasikan problem dalam software VPN tertentu pada artikel yang ditulis tentang penelitian itu kemudian menjadi backlink kepada situs TheBestVPN.

Backlink ini memberitahu Google bawah situs tersebut adalah situs authority pada bidangnya (VPN). Sehingga ini akan memicu mesin pencari untuk meningkatkan domain tersebut lebih tinggi dalam peringkat pencarian. Semakin sering TheBestVPN yang dikutip, diberi backlink, semakin banyak visibilitas yang didapatkan terhadap Google Search Result.

Fakta lainnya di industri VPN telah mencatat kenaikan dari situs tersebut TheBestVPN. Ialah RestorePrivacy, sebuah situs ulasan lainnya yang mengatakan kepada PCMag bahwa itu juga mengungkapkan kepribadian palsu yang digunakan Mardisalu untuk mempromosikan situs webnya.

RestorePrivacy menunjukkan bahwa TheBestVPN juga secara efektif membeli backlink dengan memberikan donasi kepada grup-grup technology seperti the Electronic Frontier Foundation, Let’s encrypt dan Apache Software Foundation. Sebagai imbalannya situs yang diberi donasi memposting tautan tautan balik di halaman sponsor mereka.

Cara lain TheBestVPN yang membuatnya naik ke atas adalah dari nama situs nya (Keyword On Domain). Mardisalu juga mungkin membeli domain TheFreeVPN.com, karena sekarang situs tersbut memberikan tautan balik ke TheBestVPN.

Semua ini dilakukan untuk membantu situs tidak hanya menarik pembaca tapi juga menghasilkan uang dengan mendominasi peringkat pencarian Google. TheBestVPN dapat menghasilkan lebih banyak pendapatan melalui link afiliasi di situs webnya. Pada dasarnya itu akan mendapatkan biaya komisi jika anda membeli layanan VPN melalui situs tersebut.

TheBestVPN mengaku bahwa ia menggunakan link affiliate untuk mendapatkan komisi. “Kami hanyalah orang-orang yang mempunyai misi berusaha untuk membuat perbedaan nyata”, itulah kutipan yang tertulis di halaman “About us” situs web tersebut. Ketika PCMag menghubungi John Mason melalui alamat email dan akun twitternya untuk menanyakan lebih lanjut identitasnya, kami tidak mendapatkan tanggapan Mardisalu juga tidak merespon hingga detik ini

Pada musim gugur yang lalu halaman TheBestVPN diperbarui untuk menghapus referensi Mason yang menyebutkan seorang yang mempelajari mempelajari Cyber Security dan bekerja di IBM, sekarang diubah menjadi Founder tersebut. Dan juga Profil Twitter nya yang tadinya mengatakan dia adalah Analisis Keamanan Senior untuk IBM yang berbasis di Jepang, sekarang diubah menjadi penggila privasi dan keamanan internet.

Anggota staf TheBestPVN lainnya yang disana mengaku bernama Bread Smith, yang menulis banyak ulasan di web tersebut. Smith mengaku sebagai pimpinan di sebuah Perusahaan Marketing yang bernama Codeless, ia adalah spesialis penulis konten untuk website dan dalam list nya TheBestVPN dan juga Hostingfacts.com tertulis sebagai client nya.

Tidak jelas Apakah TheBestVPN jujur tentang ulasan dan risetnya. Tetapi mengingat mereka menggunakan Persona Palsu, dan Mardisalu tidak merespon apa yang kami tanyakan, PCMag memutuskan untuk menarik kembali 3 artikel yang ditulis tahun lalu tentang riset Mason dan TheBestVPN.